Komunitas Relawan Laskar Bersenyum; Berupaya Angkat Potensi Wisata Desa - KSS3G Temanggung
Keluarga Studi Sastra 3 Gunung

Breaking

Home Top Ad

Selamat Datang di KSS3G Temanggung

Senin, 23 Juli 2018

Komunitas Relawan Laskar Bersenyum; Berupaya Angkat Potensi Wisata Desa


BERMULA melihat banyaknya foto-foto objek wisata menarik di desa-desa Kabupaten Temanggung yang diunggah beberapa orang di Instagram, memantik gagasan Mohamad Taftazani mengajak warga untuk berupaya mengangkat potensi wisata di daerah tersebut.
’’Foto objek wisata yang diunggah di media sosial itu sangat menarik dan kebanyakan belum dikenal luas. Pengikut dari akun Instagram yang menampilkan fotofoto itupun sangat banyak dan mencapai puluhan ribu,’’ ungkapnya Entrepreneur muda yang juga pemilik usaha pembuatan kaos ’’Mbejujag’’itu lalu berusaha mencari identitas pemilik akun-akun di Instagram tersebut.
Tujuannya adalah mengajak orang-orang yang diperkirakan peminat wisata itu berbuat lebih guna memajukan wisata Temanggung, tidak sekadar mengunggah foto di media sosial. Tidak butuh waktu lama melalui komunikasi di media sosial itu, akhirnya para pemilik akun yang hampir seluruhnya anak muda tersebut bisa diketahui identitasnya.
Dari hasil komunikasi itulah lalu mereka melahirkan Komunitas Relawan Laskar Bersenyum. ’’Anggota Laskar Bersenyum itu akhirnya tidak hanya yang kami kenal di Instagram, namun berbagai elemen masyarakat yang peduli pun ikut bergabung. Termasuk, para seniman dan sastrawan yang ada di KSS3G (Keluarga Studi Sastra Tiga Gunung),’’ jelasnya.
Komunitas Relawan Laskar Bersenyum tersebut secara resmi diluncurkan pada 17 Agustus lalu, bersamaan dengan momentum peringatan HUT Kemerdekaan Ke-72 RI. Peluncuran dilaksanakan di Taman Kali Progo Temanggung, sekaligus ditandai dengan membersihkan sampah-sampah di taman tersebut.
’’Kami ingin mewujudkan keinginan mengangkat dan mengembangkan potensi wisata di Kabupaten Temanggung. Adapun, kami mengawali lewat hal ringan namun penting, yakni membersihkan sampah di Taman Kali Progo,’’paparnya.
Sumbang Pemikiran
Laskar Bersenyum tersebut memang memiliki tujuan untuk memberikan sumbangan pemikiran, pendampingan dan upaya mengangkat serta memajukan potensi pariwisata, terutama yang terdapat di desa-desa wilayah Kabupaten Temanggung.
Upaya mereka didahului dengan membangkitkan kepedulian para relawan terhadap realitas dunia wisata dan potensi desa. Lalu, mengajak kaum profesional bersama-sama turun tangan memajukan potensi wisata dan desa. Kemudian, juga mendorong mereka memberikan pengalaman, ilmu dan tenaganya sebagai kontribusi nyata kepada daerah.
’’Selain itu, kami juga memiliki harapan dapat menggerakkan semangat kesukarelawanan untuk mengatasi masalah di sekitar kita tanpa harus menunggu orang lain berbuat lebih dahulu, juga tanpa menyalahkan pihak manapun,’’jelasnya. Komunitas orang suka jalan-jalan yang baru lahir itu dalam jangka pendek masih memprogramkan konsolidasi internal dan melakukan bersih-bersih tempat wisata.
Seperti yang dijadwalkan 8 Oktober mendatang mereka merencanakan akan membersihkan objek wisata Curug Titang, Desa Nampirejo, Temanggung. Di samping itu, mereka juga akan melakukan pemetaan atau mapping potensi-potensi wisata di sejumlah desa di Temanggung, baik itu wisata alam, wisata seni budaya, wisata kuliner, wisata kerajinan, maupun wisata religi.
’’Potensi wisata itu selama ini belum tergarap, misalnya di Desa Ngropoh Kranggan terdapat batu yoni besar di rumah warga yang terabaikan, bahkan dimanfaatkan untuk ngasah sabit atau parang. Lalu, di Kaloran ada industri gerabah yang berpotensi dikembangkan menjadi wisata kerajinan,’’tandasnya. (Henry Sofyan-73)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

test banner
SALAM SASTRA

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here